Kasus Dugaan Penimbunan BBM Ilegal Kembali Mencuat, Aktivis NTT Desak Kapolda Bertindak Tegas
BELU, RFC – Dugaan praktik penimbunan bahan bakar minyak (BBM) ilegal di wilayah Nusa Tenggara Timur kembali mencuat dan menjadi perhatian publik. Kasus ini memicu reaksi keras dari berbagai kalangan masyarakat, terutama para aktivis yang menilai persoalan tersebut telah berlangsung lama namun belum ditangani secara serius dan menyeluruh.
Salah satu suara kritis datang dari Marselinus Seran, seorang aktivis yang dikenal peduli terhadap bangsa dan negara serta konsisten menyuarakan kepentingan masyarakat kecil.
Dalam pernyataan yang diterima Reformanews.com melalui pesan WhatsApp pada 29 April 2026, Marselinus meminta Kapolda NTT agar segera mengambil langkah tegas terhadap anggota kepolisian yang diduga terlibat dalam praktik penimbunan BBM ilegal.
Menurut Marselinus, persoalan ini bukan kasus baru. Ia menilai dugaan keterlibatan oknum aparat dalam penyalahgunaan distribusi BBM telah berulang kali menjadi perbincangan masyarakat, namun belum ada penyelesaian hukum yang jelas.














