Menutup kegiatan, Sesilia menegaskan pesan bagi seluruh civitas akademika dan masyarakat: “Mari jadikan semangat Sumpah Pemuda bukan hanya seremoni tahunan, tetapi gerakan nyata dalam kehidupan sehari-hari — di sekolah, di rumah, dan di kampung kita. Pemuda bergerak, Indonesia bersatu.”
Baca Juga : Warga Empat Dusun di Numponi Menjerit, Tegangan Listrik Lemah Akibat Ketiadaan Tiang PLN
Dengan semangat itu, SMA Negeri Halioan menutup peringatan dengan optimisme: generasi yang berkarakter dan mencintai negeri sedang dipupuk, satu langkah kecil yang diharapkan menumbuhkan perubahan besar bagi masa depan Indonesia.













