Dalam kegiatan LKTD, Rivaldi hadir membawa materi “Dasar-Dasar Public Speaking”. Di hadapan para siswa, ia mengajak mereka untuk berani membuka suara, berani berdiri di hadapan orang lain dan berani menyampaikan gagasan.
Sebab, kata dia, suara seorang pemimpin tidak lahir dari keberanian untuk berbicara saja. Di baliknya ada keyakinan, tanggung jawab dan kemauan untuk terus belajar.
Bagi Rivaldi, public speaking bukan sekadar kemampuan merangkai kata. Ia adalah jembatan yang menghubungkan pikiran dengan orang lain, keberanian dengan tindakan, serta gagasan dengan perubahan.
“Saya sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari proses pembelajaran adik-adik SMA Negeri Halioan, terkhususnya di bidang public speaking,” ujar Gabriel.
Ia berharap apa yang dibagikan dalam LKTD tidak berhenti sebagai materi yang didengar di dalam ruangan. Setiap kata yang disampaikan diharapkan tumbuh menjadi keberanian yang dibawa para siswa dalam kehidupan sekolah maupun ketika kelak mengabdi di tengah masyarakat.
Sementara itu, Kepala SMAN Halioan, Sisilia Simade Mea, S.Pd., menyambut positif kehadiran alumni dalam kegiatan LKTD.














