Menurutnya, anak-anak yang telah menamatkan pendidikan dan memiliki pengalaman di luar sekolah sangat baik apabila kembali ke almamater untuk berbagi dengan adik-adiknya.
“Lebih bagus anak-anak yang sudah tamat dan sudah memiliki pengalaman datang kembali ke sekolah untuk berbagi dengan adik-adiknya. Karena mereka bisa membawa pengalaman yang sudah mereka dapatkan setelah keluar dari sekolah,” ungkapnya.
Bagi sekolah, kehadiran alumni bukan hanya tentang siapa yang datang memberikan materi. Lebih dari itu, mereka membawa sebuah cermin bagi siswa: bahwa perjalanan setelah tamat sekolah adalah ruang panjang untuk belajar, bertumbuh dan menemukan peran.
Dan hari itu, Rivaldi seperti sedang menanam satu pesan sederhana di halaman almamaternya: jangan takut bermimpi, jangan takut berbicara, dan jangan lupa suatu hari kembali untuk menyalakan semangat bagi mereka yang masih berjalan.
LKTD pun menjadi lebih dari sekadar latihan kepemimpinan. Ia menjadi ruang perjumpaan antara pengalaman seorang alumni dan harapan generasi muda SMAN Halioan.














