Dalam kesempatan tersebut, Sisilia menitipkan tiga pesan penting kepada para peserta LKTD.
Pertama, berani. Siswa diminta berani tampil, berani melakukan kesalahan, dan yang terpenting berani memperbaiki kesalahan tersebut.
Kedua, bijak. Setiap calon pemimpin harus mampu berpikir dan bertindak secara bijaksana sebelum mengambil keputusan.
Ketiga, bertanggung jawab. Setiap tindakan dan keputusan seorang pemimpin harus dapat dipertanggungjawabkan, baik kepada diri sendiri maupun kepada orang lain.
“Berani tampil, berani salah, dan berani memperbaiki. Kemudian harus bijak dan harus bertanggung jawab,” pesan Sisilia.
Ia menjelaskan, selama kegiatan LKTD para siswa akan dibekali berbagai materi yang berkaitan dengan kepemimpinan dan manajemen organisasi sebagai bekal dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
LKTD tersebut diharapkan tidak hanya melahirkan siswa yang mampu memimpin organisasi, tetapi juga generasi muda yang memahami bahwa menjadi pemimpin berarti siap melayani, memberi teladan, bekerja sama, dan bertanggung jawab.














