Fakta Mengejutkan, SD di Malaka Tengah Tak Punya WC
Malaka, ReformaNews.com — Di balik riuh suara anak-anak mengeja huruf dan membaca pelajaran, tersimpan sebuah kenyataan yang cukup memprihatinkan di SDI Motadikin, Desa Fahiluka, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka.
Sebanyak 27 siswa dan 9 guru di sekolah ini belum memiliki fasilitas WC sendiri. Ketika hendak buang air besar maupun kecil, mereka terpaksa menggunakan WC milik Dinas Pariwisata.
Kondisi tersebut disampaikan Kepala SDI Motadikin, Maria Sandi Elfrida Nahak, saat diwawancarai awak media di sekolahnya, Jumat (21/8/2026).
Menurut Maria, keterbatasan fasilitas bukan hanya soal WC. Sekolah yang menjadi tempat anak-anak Motadikin menimba ilmu itu juga menghadapi keterbatasan ruang belajar.
Karena ruang yang tersedia tidak mencukupi, salah satu ruangan terpaksa diberi sekat dan digunakan untuk kegiatan belajar mengajar (KBM). Namun, kondisi tersebut justru membuat proses pembelajaran tidak berjalan maksimal.
Suara guru dan siswa dari ruang yang bersebelahan dapat terdengar satu sama lain. Ketika seorang guru menyampaikan materi, suara dari kelas lain ikut masuk sehingga konsentrasi belajar anak-anak dapat terganggu.














