Ia menjelaskan bahwa SMPN Ninma sudah berjalan kurang lebih empat tahun, namun hingga saat ini belum mengantongi izin resmi sebagai kelas jauh, sehingga perlu segera diurus secara administratif agar status sekolah tersebut menjadi legal dan memiliki dasar operasional yang jelas.
Menurutnya, dengan adanya izin kelas jauh, akses pendidikan bagi anak-anak di wilayah Ninma dan sekitarnya akan semakin terbuka, khususnya bagi siswa yang selama ini terkendala jarak dan akses transportasi untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat SMP.
Selain itu juga apabila SMP Ninma dapat ijin pembukaan kelas Jauh maka berdampak untk para guru adalah jam linear atau di akui oleh sistem untuk guru yg berserdik sehingga bisa mendapat sertifikasi Guru..
Sementara itu, pihak sekolah dan para guru menyambut baik kunjungan tersebut serta berharap adanya dukungan penuh dari pemerintah daerah dan DPRD agar SMPN Ninma dapat segera memperoleh izin resmi sebagai kelas jauh dari SMPN Boas demi kelangsungan pendidikan siswa di daerah tersebut.














