AHY menyimpulkan bahwa kunci keberhasilan transformasi ekonomi terletak pada kepemimpinan yang efektif, pengelolaan SDM yang kuat, dan tata kelola yang mendukung inovasi serta daya saing bangsa.
“Visi Indonesia Emas 2045 tidak akan terwujud begitu saja. Butuh kerja keras, kolaborasi lintas sektor, dan pemimpin yang mampu mengorkestrasi SDM secara efektif,” tambahnya.
Rektor Unair, Prof. Mohammad Nasih, yang bertindak sebagai pimpinan sidang, menyatakan bahwa disertasi AHY diterima dengan predikat cumlaude setelah mempertimbangkan berbagai aspek prestasi akademis, ketekunan, dan kontribusi ilmiah disertasi tersebut.
“Saudara Agus Harimurti Yudhoyono telah menyelesaikan program doktoral dengan masa studi 3 tahun 1 bulan 3 hari dan dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude,” ujar Nasih.
Nasih juga menegaskan bahwa AHY kini berhak menyandang gelar Doktor, dengan semua hak, kewajiban, dan kehormatan yang melekat pada gelar tersebut.
“Saudara AHY adalah doktor ke-88 dari Program Studi Pengembangan SDM, dan kami bangga menyebutnya sebagai lulusan yang excellent with morality,” tutupnya.














