Example floating
Example floating
Opini

Kartu Kredit Indonesia dan Momentum Kedaulatan Ekonomi Digital

Avatar photo
×

Kartu Kredit Indonesia dan Momentum Kedaulatan Ekonomi Digital

Sebarkan artikel ini
kartu-kredit-indonesia-dan-momentum-kedaulatan-ekonomi-digital
DR. ACHMAD RUBAIE, SH, MH (Pengamat Hukum Ekonomi)

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

Dalam konteks ini, KKI justru dapat menjadi alternatif dan mitra interoperabilitas, bukan sekadar musuh bagi jaringan pembayaran global.

Indonesia tidak perlu menutup diri dari jaringan internasional. Yang dibutuhkan adalah posisi tawar yang lebih seimbang.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

Mengapa Ada Kekhawatiran dari Pihak Luar Negeri?

Baca Juga :  Razia yang Menjadi Formalitas: Ketika Hukum Kehilangan Arah dan Rakyat Kehilangan Kepercayaan

Kemunculan jaringan pembayaran domestik yang semakin kuat secara alamiah dapat mengubah peta kompetisi industri pembayaran.

Jika transaksi domestik Indonesia yang sebelumnya banyak menggunakan jaringan internasional mulai berpindah ke jaringan nasional, maka terdapat potensi perubahan dalam struktur biaya, volume transaksi, data transaksi dan posisi pasar para pemain global.

Baca Juga :  Jalan Panjang Kedaulatan NKRI

Namun Indonesia mempunyai hak yang sah untuk membangun infrastruktur pembayaran nasional.

Sebagaimana negara-negara lain membangun sistem pembayaran domestik dan regional, Indonesia juga perlu mempunyai infrastruktur yang mampu melayani kepentingan nasional.

Baca Juga :  Panen Perdana, Tekad Pertama: Membaca Arah Kepemimpinan Baru Kabupaten Kupang

Yang terpenting, pengembangan KKI harus dilakukan secara fair, transparan, interoperabel dan sesuai dengan prinsip perdagangan internasional, sehingga tidak menimbulkan kesan bahwa Indonesia membangun sistem pembayaran dengan semangat proteksionisme yang berlebihan.

Example floating