Example floating
Example floating
Opini

Kasus Lapas Cibinong dan Urgensi Perampasan Aset: Jangan Hanya Penjarakan Orang, Cabut Akar Kekayaannya

Avatar photo
×

Kasus Lapas Cibinong dan Urgensi Perampasan Aset: Jangan Hanya Penjarakan Orang, Cabut Akar Kekayaannya

Sebarkan artikel ini
Reporter: amor |  Editor: admin
Kasus Lapas Cibinong dan Urgensi Perampasan Aset: Jangan Hanya Penjarakan Orang, Cabut Akar Kekayaannya

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

Bagi saya, di situlah akar persoalannya.
Maka jangan berhenti pada siapa yang menjaga lapas.

Jangan pula berhenti pada pembongkaran bangunan atau penyitaan fasilitas semata.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

Telusuri uangnya. Telusuri asetnya. Telusuri sumber kekayaannya. Telusuri siapa yang menikmati manfaatnya.

Baca Juga :  Krisis Air di Nitneo: Menjawab Aspirasi Rakyat dan Instruksi Bupati Kupang

Jika ternyata ditemukan pelanggaran, proses hukum harus berjalan. Jika ditemukan aset yang secara hukum terbukti merupakan hasil tindak pidana, mekanisme penyitaan dan perampasan aset harus dijalankan sesuai ketentuan.
Sebab tujuan penegakan hukum bukan hanya membuat seseorang kehilangan kebebasannya.

Baca Juga :  Dinamika Fresh Graduate Dan Pencari Kerja: (Skill Mismatch) Di Dunia Kerja Moderen

Penegakan hukum juga harus memastikan bahwa hasil kejahatan tidak tetap menjadi sumber kekuatan, kemewahan, ataupun keuntungan.

Dan jika temuan Ombudsman di Cibinong nantinya terbukti setelah seluruh proses pemeriksaan dilakukan, maka pelajaran terbesarnya bukan sekadar bahwa ada fasilitas mewah di lingkungan lapas.

Baca Juga :  Menakar Lilin Pengorbanan Orang Timor: Untuk Pemimpin yang Setia atau Ambisius?

Pelajaran yang lebih besar adalah bahwa memerangi kejahatan tidak cukup hanya dengan memenjarakan tubuh seseorang. Negara juga harus memastikan hasil kejahatan yang terbukti tidak tetap hidup dan bekerja.

Example floating