Di balik rentetan trofi tersebut, ada satu tradisi yang nyaris tak pernah terlewatkan. Sebelum bertanding, para pemain PS Malaka selalu lebih dahulu berkumpul di halaman Mako Polres Malaka untuk mengikuti prosesi pelepasan yang dipimpin Kapolres Malaka. Dari sanalah semangat, doa, dan tekad untuk mengharumkan nama Rai Malaka kembali diteguhkan. Bagi para pemain, prosesi itu bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk meneguhkan mental, memperkuat kepercayaan diri, serta mengingat bahwa mereka membawa harapan seluruh masyarakat Malaka setiap kali melangkah ke lapangan.
Di tengah perjalanan itu, sosok Kapolres Malaka mendapat tempat tersendiri di hati masyarakat. Bukan semata karena jabatan yang disandangnya, melainkan karena konsistensinya hadir mendampingi generasi muda, memberikan semangat, dan menunjukkan kepedulian terhadap pembinaan olahraga di Kabupaten Malaka. Perannya bukan sebagai pelatih di lapangan, tetapi sebagai pengobar mental juara yang terus mengingatkan para pemain bahwa kemenangan hanya dapat diraih melalui disiplin, kerja keras, persatuan, dan karakter yang kuat.













