Tentu, keberhasilan PS Malaka bukan hasil kerja satu orang. Di balik setiap trofi ada kerja keras para pemain, kecerdikan para pelatih, pembinaan PSSI Kabupaten Malaka, dukungan Pemerintah Kabupaten Malaka, perhatian para sponsor, peran aparat keamanan, doa orang tua, serta dukungan masyarakat yang tidak pernah surut. Namun, tradisi pelepasan di Mako Polres telah menjelma menjadi simbol bahwa seluruh elemen daerah berdiri bersama di belakang anak-anak Malaka untuk mengejar mimpi yang sama.
Kini, PS Malaka tidak lagi dipandang sebagai peserta pelengkap dalam setiap kompetisi. Mereka telah tumbuh menjadi salah satu kekuatan sepak bola usia dini yang disegani di Nusa Tenggara Timur. Setiap trofi yang dibawa pulang menjadi bukti bahwa prestasi tidak lahir secara kebetulan. Ia dibangun melalui pembinaan yang berkelanjutan, karakter yang kuat, disiplin yang dijaga, serta kebersamaan yang terus dipupuk oleh seluruh masyarakat Kabupaten Malaka.
Mungkin trofi diangkat di tengah gemuruh stadion. Namun bagi anak-anak PS Malaka, perjalanan menuju podium juara sesungguhnya telah dimulai sejak langkah pertama mereka meninggalkan halaman Mako Polres Malaka. Di tempat itulah semangat dinyalakan, mental juara ditempa, dan mimpi besar tentang Bumi Rai Malaka dititipkan kepada generasi penerusnya. Selama tradisi itu tetap hidup, disiplin terus dijaga, pembinaan berlangsung konsisten, serta seluruh elemen daerah tetap berjalan bergandengan tangan, Malaka akan terus memiliki harapan untuk melahirkan juara-juara baru yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi, nasional, bahkan pada panggung yang lebih tinggi.














