Hibah BMN ini merupakan bagian dari program Kementerian PUPR dalam menyerahkan BMN senilai total 19,26 triliun rupiah pada tahun 2024. Nilai ini terdiri dari berbagai aset seperti infrastruktur sumber daya air, jaringan jalan, hingga perumahan untuk masyarakat terdampak bencana. Kupang menjadi salah satu daerah penerima utama, yang diharapkan dapat memanfaatkan BMN ini untuk memperbaiki infrastruktur dan memperkuat daya tahan kota terhadap bencana.
Dengan serah terima ini, Linus Lusi menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mencapai pembangunan berkelanjutan.
“Kami berkomitmen untuk memelihara dan memanfaatkan BMN ini demi kepentingan masyarakat. Sinergi yang kuat antara pusat dan daerah adalah kunci untuk pembangunan yang lebih baik,” pungkasnya.














