Dengan dukungan masyarakat diharapkan tujuan sertifikasi tanah dapat tercapai dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia. “Insyaallah tercapai, maka tahun depan 2025 sebetulnya sisanya tinggal 6 juta bidang lagi, sekitar 6 juta bidang tanah yang akan kita kejar untuk pendaftarannya secara masif,” tutup Menteri AHY.
Menteri ATR/Kepala BPN berjanji dan berkomitmen akan terus fokus mempercepat sertifikasi tanah dan membasmi mafia tanah di sisa pemerintahan Presiden Joko Widodo.













