Mesin Terbakar, Bukan Gagal! Ini Klarifikasi Tegas Kades Kleseleon Soal Sumur Bor 2024
Malaka, RFC Polemik terkait dugaan proyek sumur bor tahun 2024 di Desa Kleseleon yang disebut mangkrak akhirnya terjawab. Kepala Desa Kleseleon, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, memberikan klarifikasi tegas bahwa proyek senilai Rp 200 juta lebih tersebut tidak pernah gagal ataupun dihentikan, melainkan terkendala oleh insiden mesin pompa yang terbakar saat beroperasi.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Kades Kleseleon kepada Reformanews.com pada Kamis, 27 November 2025, di Kleseleon. Ia menekankan bahwa pekerjaan fisik proyek sumur bor telah selesai sepenuhnya pada tahun 2024, dan bukan seperti yang diberitakan sebelumnya.
“Proyek ini selesai tahun lalu. Masalahnya mesin pompa terbakar saat uji operasi, jadi kami bongkar untuk diperbaiki. Bukan mangkrak,” tegas Kepala Desa.
Dalam klarifikasi tersebut, Kades menjelaskan bahwa insiden kebakaran mesin pompa terjadi saat proses operasional awal. Akibatnya, beberapa komponen listrik dan mekanik mengalami kerusakan serius sehingga tidak bisa diperbaiki secara lokal.














