Hukum Kriminal

Janji Manis Bubble Tea Berujung Mimpi Buruk, FAP Law Firm Dampingi Korban TPPO ke Mabes Polri

Reporter: Alfons |  Editor: Redaksi
janji-manis-bubble-tea-berujung-mimpi-buruk-fap-law-firm-dampingi-korban-tppo-ke-mabes-polri
Janji Manis Bubble Tea Berujung Mimpi Buruk, FAP Law Firm Dampingi Korban TPPO ke Mabes Polri

“Kami hanya ingin bekerja, tapi malah diperlakukan tidak manusiawi. Kami berharap polisi benar-benar menindak tegas kasus ini agar tidak ada lagi korban lain,” ujar Sumarti.

Laporan Sugiri dan Sumarti menambah daftar panjang kasus TPPO di Indonesia. Negara dituntut hadir, tidak hanya melalui regulasi, tetapi juga dengan penegakan hukum yang tegas, perlindungan korban, dan pencegahan berkelanjutan. Tanpa langkah nyata, praktik serupa akan terus berulang dan memakan korban baru.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Advertising

Kasus ini bukan sekadar soal jeratan ekonomi, melainkan tentang hak asasi manusia. Sugiri dan Sumarti hanyalah dua dari sekian banyak WNI yang menjadi korban. Namun dengan keberanian mereka bersuara, ada harapan jaringan sindikat perdagangan orang bisa terbongkar, dan mimpi para pekerja migran Indonesia untuk hidup layak tidak lagi berujung pada mimpi buruk.

Exit mobile version