Beberapa lokasi bahkan dinilai strategis untuk pengembangan pasar perbatasan, di antaranya wilayah Desa Oelomin di Kecamatan Nekamese, Desa Mata Air atau Noelbaki di Kecamatan Kupang Tengah, serta kawasan Manulai di Kecamatan Kupang Barat. Ketiga wilayah ini berada di jalur perlintasan masyarakat antara Kota Kupang dan Kabupaten Kupang, sehingga dinilai memiliki potensi ekonomi yang cukup besar.
Namun hingga saat ini, pemerintah Kabupaten Kupang belum memiliki rencana khusus untuk membangun pasar perbatasan di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi Kabupaten Kupang, Adriel Abineno, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya pada Rabu (4/3/2026), mengatakan bahwa hingga saat ini pemerintah daerah belum merancang pembangunan sarana dan prasarana pasar di wilayah perbatasan antara Kota Kupang dan Kabupaten Kupang.
“Pasar perbatasan di tiga kecamatan itu tidak ada. Bahkan pasar perbatasan di wilayah Amfoang juga belum ada,” tegas Abineno.
Menurutnya, saat ini pemerintah daerah justru sedang memfokuskan perhatian pada rencana pembangunan pasar modern di Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur.












