Kupang, ReformaNews.Com – Sejak Januari hingga Agustus 2024, total dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan mencapai Rp 2,07 triliun, yang dimanfaatkan oleh 47.200 pelaku UMKM di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dari total tersebut, Bank BRI berkontribusi sebesar Rp 1,68 triliun, yang diberikan kepada 41.216 debitur. Catur Aryanto Widodo, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan Provinsi NTT, mengungkapkan informasi ini pada Minggu, 20 Oktober 2024.
Dia menekankan pentingnya penggunaan dana KUR untuk pertumbuhan usaha pelaku UMKM. Sebanyak 65,29 persen dari total dana KUR diserap di sektor perdagangan besar dan eceran.
Catur juga menambahkan bahwa penyerapan dana KUR 2024 menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, dengan kenaikan sebesar 87,4 persen.
BRI merupakan penyedia KUR terbesar, menyalurkan Rp 1,68 triliun kepada 41.216 debitur. Penyaluran terbesar terjadi di Kota Kupang, dengan total mencapai Rp 220,03 miliar.
Untuk pembiayaan ultramikro (UMi), hingga Agustus 2024, total dana yang disalurkan mencapai Rp 144,84 miliar kepada 39.018 debitur, meningkat sebesar 103,41 persen dibandingkan tahun lalu.














