Mereka dapat tumbuh melalui rantai nilai yang telah terbentuk.
Pembiayaan Hijau Mulai Didorong
Menariknya, pembiayaan yang difasilitasi dalam KKI 2026 juga mencakup pembiayaan hijau.
Ini menunjukkan bahwa peningkatan skala usaha mulai dikaitkan dengan aspek keberlanjutan.
UMKM ke depan tidak hanya dituntut menghasilkan produk murah dan berkualitas. Mereka juga menghadapi tuntutan pasar untuk menerapkan proses produksi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Pembiayaan hijau dapat digunakan untuk mendukung investasi yang berkaitan dengan efisiensi energi, teknologi produksi, pengelolaan limbah, maupun proses usaha yang lebih berkelanjutan.
Bagi UMKM, hal ini sekaligus menjadi peluang dan tantangan.
Peluangnya adalah terbukanya sumber pembiayaan baru. Tantangannya adalah kemampuan memenuhi standar keberlanjutan.
Pemerintah Menjembatani Akses
Wakil Menteri Keuangan Juda Agung mengatakan pemerintah terus memperkuat dukungan bagi UMKM melalui pembiayaan terjangkau, insentif perpajakan, serta kemudahan ekspor dan akses pasar.














