Bupati juga memperingatkan bahwa keputusan pelantikan dapat ditinjau ulang apabila di kemudian hari ditemukan kekeliruan dalam proses penetapannya, terutama jika amanah tidak dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Wakil Bupati HMS: Integritas dan Profesionalisme Menjadi Syarat Utama
Wakil Bupati Malaka, HMS, yang turut memberikan sambutan, menguatkan pesan yang sama. Ia mengajak pejabat baru untuk menjalankan tugas dengan integritas tinggi, loyalitas tanpa kompromi, dan profesionalisme yang kuat.
“Jabatan bukan simbol kekuasaan, tetapi sarana pengabdian untuk melayani masyarakat secara adil, cepat, dan berkualitas,” kata HMS.
HMS memaparkan tiga fokus utama yang wajib dijunjung pejabat Eselon IIb:
- Menjaga integritas dan etika birokrasi, menghindari penyalahgunaan wewenang dan praktik yang merugikan negara
- Meningkatkan kerja dan inovasi, serta kualitas pelayanan publik
- Memperkuat kepemimpinan dan kebersamaan, memberikan motivasi dan arah kepada seluruh aparatur di unit kerja masing-masing.
Wabup HMS juga menekankan pentingnya menciptakan suasana kerja yang harmonis, disiplin, dan berorientasi pada hasil nyata.














