Menurut Jimmy, keberhasilan menyemarakkan HUT RI tidak diukur dari banyaknya atribut yang dipasang, tetapi dari tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk menjaga persatuan, memperkuat gotong royong, dan menghargai jasa para pahlawan melalui tindakan nyata.
“Kami ingin seluruh desa bergerak dalam semangat yang sama. Ketika Bendera Merah Putih berkibar di setiap rumah, sekolah, kantor, dan ruang publik, di situlah kita menunjukkan bahwa semangat perjuangan para pahlawan masih hidup di hati masyarakat. Semarak kemerdekaan harus menjadi milik semua warga, bukan hanya pemerintah,” ujarnya.
Jimmy menambahkan, Pemerintah Kecamatan Malaka Timur akan melakukan pemantauan bersama pemerintah desa untuk memastikan seluruh hasil rapat benar-benar dilaksanakan. Evaluasi akan dilakukan agar setiap desa ikut berpartisipasi aktif sehingga wajah Kecamatan Malaka Timur dipenuhi nuansa Merah Putih selama bulan kemerdekaan.
Ia berharap gerakan yang dimulai dari rapat koordinasi tersebut mampu membangkitkan semangat nasionalisme sekaligus mempererat persaudaraan di tengah masyarakat.














