Untuk membangun sistem pertanian modern yang komprehensif, PTI NTT menyiapkan tiga nota kesepahaman strategis:
1. Kerja Sama dengan Politeknik Pertanian Negeri Kupang (Politani)
Fokus pada pembinaan mahasiswa dan pemuda dalam:
- teknik budidaya jagung intensif,
- pemetaan lahan,
- agronomi berbasis sains,
- pengembangan riset varietas unggul.
2. Kemitraan dengan PT SMJ
PT SMJ menjadi mitra teknologi dalam:
- penggunaan drone untuk distribusi benih dan pemupukan,
- pengendalian hama menggunakan sensor dan citra udara,
- monitoring pertumbuhan tanaman berbasis AI.
Teknologi drone farming ini diyakini mampu menekan biaya tenaga kerja dan mempercepat proses budidaya di lahan luas.
3. Dukungan Telkomsel untuk Digitalisasi Pertanian
Telkomsel memperkenalkan platform digital dan konektivitas untuk:
- pendataan petani berbasis GPS,
- akses internet desa,
- digital farming tools,
- monitoring produksi dan distribusi.
Gebrakan Besar: Peluncuran Aplikasi “Komuni”
Salah satu inovasi paling progresif yang akan diluncurkan adalah Aplikasi Komuni, platform digital yang menjadi jembatan antara petani, pasar, dan logistik. Aplikasi ini menyediakan fitur:
- unggah stok komoditas harian (beras, telur, ayam, jagung, sayur, dan lainnya),
- koneksi langsung ke hotel, restoran, dapur umum, dan pasar,
- sistem pengantaran,
- data petani berbasis GPS,
- layanan pembelian pupuk, alat pertanian, dan solusi hama.
Aplikasi ini diproyeksikan sebagai ekosistem digital pertanian terbesar di NTT yang akan membuka pasar lebih luas dan meningkatkan efisiensi produksi.














