Terkait kandang ayam BUMDes yang terbengkalai akibat banyaknya ayam yang mati, Alfridus menjelaskan bahwa persoalan tersebut telah disampaikan dalam Musyawarah Desa (Musdes) sebelumnya. Menurutnya, pemerintah desa berkomitmen untuk mengganti ayam yang mati, namun terlebih dahulu akan dilakukan pembenahan kandang agar kejadian serupa tidak terulang.
“Siap, berkaitan dengan ayam yang mati sudah saya sampaikan pada Musdes kali lalu bahwa akan diganti kembali ayamnya. Namun harus dilakukan pembenahan kandangnya agar tidak terjadi lagi musibah yang sama, mengingat cuaca yang kurang bersahabat,” tulis Alfridus melalui pesan WhatsApp.
Sementara itu, terkait keterlambatan pembayaran gaji aparat desa yang belum diterima sejak Januari 2026, Alfridus memastikan bahwa hak para aparat desa akan segera dibayarkan.
“Berkaitan dengan gaji aparat dipastikan dalam waktu dekat akan dibayarkan,” tegasnya.
Dengan adanya klarifikasi tersebut, Pj Desa Renrua menegaskan bahwa pemerintah desa sedang berupaya menyelesaikan berbagai persoalan yang terjadi, baik pembenahan usaha BUMDes maupun penyelesaian pembayaran hak aparat desa.














