Di tengah antrean yang cukup panjang, para orang tua terlihat sabar menunggu giliran. Beberapa di antaranya memilih berteduh di bawah bangunan yang tersedia, sementara yang lain menunggu di halaman sekitar kantor bank. Kehadiran siswa dari berbagai tingkatan sekolah membuat suasana di lokasi tampak lebih ramai dibanding hari-hari biasanya.
Salah seorang wali murid yang ditemui di lokasi mengaku datang sejak pagi untuk menghindari antrean yang lebih panjang. Menurutnya, dana PIP sangat membantu keluarga dalam memenuhi berbagai kebutuhan pendidikan anak.
“Kami datang dari pagi karena takut antrean semakin panjang. Dana ini sangat membantu untuk membeli perlengkapan sekolah anak, seperti buku, tas, dan kebutuhan lainnya,” ujarnya.
Pantauan media ini menunjukkan bahwa proses pelayanan dilakukan secara bertahap oleh petugas bank. Masyarakat dipanggil sesuai urutan antrean untuk melakukan verifikasi dokumen sebelum dana bantuan dapat dicairkan. Meski jumlah penerima cukup banyak, proses pelayanan tetap berlangsung dengan tertib.














