“Saya meminta Kapolda NTT untuk segera memecat anggota polisi yang diduga terlibat dalam penimbunan BBM ilegal ini. Karena kejadian ini bukan hanya terjadi hari ini, tetapi sudah berulang kali dengan nama polisi yang sama,” tegas Marselinus Seran.
Ia menegaskan, jika benar ada aparat yang terlibat, maka tindakan tegas harus dilakukan demi menjaga nama baik institusi kepolisian serta mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum.
Soroti Dampak Terhadap Masyarakat Kecil
Marselinus juga menilai praktik penimbunan BBM subsidi sangat merugikan masyarakat kecil. Menurutnya, BBM subsidi seharusnya diperuntukkan bagi rakyat yang membutuhkan, seperti nelayan, petani, pelaku usaha kecil, serta masyarakat berpenghasilan rendah.
Akibat penimbunan dan distribusi ilegal, kata dia, sering terjadi kelangkaan BBM di sejumlah wilayah, antrean panjang di SPBU, hingga naiknya harga BBM di tingkat pengecer.
“Yang paling dirugikan adalah rakyat kecil. Mereka yang membutuhkan BBM untuk bekerja justru kesulitan mendapatkan haknya,” ujarnya.














