“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak apatis terhadap kasus ini. Kekerasan terhadap satu orang adalah ancaman bagi kita semua. Solidaritas harus dibangun untuk memastikan korban mendapatkan keadilan,” tegas GERMAS PMKRI Malaka.
GERMAS juga mendesak adanya pendampingan serius terhadap korban, baik dari sisi hukum, psikologis, maupun sosial, agar korban tidak merasa sendirian dalam menghadapi proses hukum yang berjalan.
“Kami meminta agar korban mendapatkan pendampingan yang layak. Negara dan masyarakat harus hadir, bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam pemulihan kondisi korban,” lanjut pernyataan tersebut.
Selain itu, GERMAS PMKRI Malaka menegaskan komitmennya untuk terlibat aktif dalam mengawal kasus ini bersama PMKRI Cabang Malaka. Mereka juga membuka kemungkinan untuk melakukan konsolidasi aksi jika proses hukum dinilai tidak berjalan sebagaimana mestinya.
“Tidak boleh ada ruang bagi kekerasan di tanah ini. Tidak boleh ada pelaku yang dilindungi, dan tidak boleh ada korban yang dibiarkan berjuang sendiri. Kami akan terus berdiri bersama korban hingga keadilan benar-benar ditegakkan,” tutup pernyataan GERMAS PMKRI Malaka.














