Menurutnya, sebagai organisasi kader yang berpihak kepada masyarakat kecil dan kelompok yang tertindas, PMKRI harus tetap menjaga komitmen perjuangannya di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.
“Kita harus tetap konsisten dan saling bekerja sama dalam mewujudkan visi dan misi PMKRI,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa setiap bentuk tindakan manipulatif yang berpotensi menggeser atau merampas hak-hak individu harus menjadi perhatian serius bagi seluruh kader PMKRI.
“Sebagai kader yang berpihak kepada mereka yang tertindas, setiap upaya manipulatif yang berpotensi menggeser hak-hak individu harus kita tanggapi secara serius,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, ia mengajak seluruh kader untuk bersama-sama menjaga Sumba Barat Daya agar tetap sehat secara sosial dan bebas dari berbagai bentuk penindasan yang dapat muncul seiring dengan arus modernisasi.
“Oleh karena itu, mari kita berjuang bersama menjaga Sumba Barat Daya agar tetap sehat dan bebas dari berbagai bentuk penindasan yang muncul di tengah arus modernisasi,” pungkasnya.














