“Ada satu hukum yang mengatakan, jika kamu menuliskan masalah dengan jelas dan spesifik, maka kamu telah menyelesaikan setengah dari masalahmu. Karena itu, saya minta para pejabat yang dilantik hari ini mampu mencatat setiap persoalan yang ada dan menyelesaikannya untuk kepentingan rakyat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) harus menyadari posisinya sebagai pelayan masyarakat.
“ASN adalah bagian dari masyarakat, bukan orang yang harus dilayani. Jadilah ASN yang modern, kompeten, dan solutif. Ingat, jabatan bukan panggung untuk berkuasa, melainkan amanah untuk melayani,” tegas Wakil Bupati.
Dari 113 pejabat yang dilantik, sejumlah posisi strategis turut mengalami penyegaran. Beberapa di antaranya yakni:
1.Paulus Charles R. Djaga, ST Kabag Pengadaan Barang/Jasa Setda Kab. Belu.
2.Ferdinand Hale Kin, ST Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
3.Ir. Elok Wahju Hidajat Sekretaris Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
4.dr. Vincentius Adrianus Leo Direktur UPTD RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD.
5.Alsino Dos Santos Martins, S.Sos Camat Kakuluk Mesak.
6.Aloisius Sixtus Dedy Luan, S.AP Camat Lamaknen.
7.Ferdinandus Bone Lau, S.IP Camat Raimanuk.
8.Katarina Mura, S.IP,camat Atambua selatan.
9.Nobertus R Bere Mau,SH,Lurah Tenu Atambua.
10.Ludovikus A.Laku Loi,Amd,Lurah fatubenao.
11. Elias Yunus Tes Mali SH,lurah Tenu kiik.
12.Yasinta mau Kuru,SIp,Lurah manumutin.
13.Herlina sandy Pareira,ST,Lurah Berdao.
14.Aloysius Berek Asa,SE,Lurah Beirafu.
15.Wihelminus suri Kehik,Amd,Lurah Umanen.
16.Wenseslaus Y Dacosta Bria,SE,MM,lurah manuaman.
17.Emerentiana moru,SST,lurah faktubot.














