Example floating
Example floating
Berita

Akses Jalan Menuju SMAK St. Agustinus Raimanuk Memprihatinkan, Warga: 81 Tahun Merdeka Kami Masih Rasakan “Neraka” Saat Hujan

Avatar photo
×

Akses Jalan Menuju SMAK St. Agustinus Raimanuk Memprihatinkan, Warga: 81 Tahun Merdeka Kami Masih Rasakan “Neraka” Saat Hujan

Sebarkan artikel ini
Reporter: Arianto |  Editor: Redaksi
Akses Jalan Menuju SMAK St. Agustinus Raimanuk Memprihatinkan, Warga: 81 Tahun Merdeka Kami Masih Rasakan “Neraka” Saat Hujan
Kondisi jalan di dusun oekofu

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

Akses Jalan Menuju SMAK St. Agustinus Raimanuk Memprihatinkan, Warga: 81 Tahun Merdeka Kami Masih Rasakan “Neraka” Saat Hujan

BELU, RFC – Kondisi akses jalan dari Dusun Oekofu, Desa Renrua, yang berada di wilayah perbatasan RI–RDTL menuju Sekolah Menengah Agama Katolik (SMAK) St. Agustinus Raimanuk, Kabupaten Belu, hingga kini masih menjadi persoalan serius bagi masyarakat setempat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

Keluhan tersebut disampaikan oleh salah seorang warga Desa Renrua yang enggan disebutkan namanya kepada Media Reformanews.com melalui pesan WhatsApp yang diterima pada Kamis (5/3/2026).

Baca Juga :  Keluarga Fransiskus Asten Soroti Dugaan Hilangnya Barang Bukti Karung dalam Penanganan Kasus oleh Pores Belu

Menurutnya, hingga memasuki usia 81 tahun Indonesia merdeka, kondisi akses jalan tersebut masih jauh dari kata layak dan sangat menyulitkan masyarakat, terutama saat musim hujan.

Baca Juga :  Diduga Lamban dan Tertutup, Kasus Kematian Frans Asten Diadukan ke Polda NTT

“Kalau hujan turun, jalan ini seperti neraka bagi kami. Baik kendaraan roda dua maupun roda empat sangat sulit melintas. Kadang kendaraan harus berhenti karena jalan berlumpur dan licin,” ungkapnya.

Baca Juga :  PMKRI Atambua Desak Polres Belu Evaluasi Polsek Tasbar, Kasus Pengeroyokan Weklalenok Mandek

Ia menjelaskan bahwa jalan tersebut bukan hanya digunakan oleh warga Dusun Oekofu dan Desa Renrua, tetapi juga merupakan akses penghubung antara Kabupaten Belu dan Desa Raiulun, Kabupaten Malaka.

Example floating