Example floating
Example floating
Nasional

Dampak Erupsi, Penerbangan di Bandara Komodo Labuan Bajo Di Batalkan

Avatar photo
×

Dampak Erupsi, Penerbangan di Bandara Komodo Labuan Bajo Di Batalkan

Sebarkan artikel ini
Reporter: Dedy |  Editor: Redaksi
bandar udara komodo

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

Labuan Bajo, ReformaNews – Dampak Erupsi, Penerbangan di Bandara Komodo Labuan Bajo Di Batalkan. Empat maskapai penerbangan terpaksa membatalkan penerbangan dari berbagai daerah menuju Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, sebagai langkah keselamatan setelah erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki yang terjadi di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menurut Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Komodo Labuan Bajo, Ceppy Triono, pembatalan penerbangan berlangsung dari siang hingga sore. “Kami telah melakukan koordinasi dengan Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV dan para kepala bandara di NTT dan Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk memastikan kondisi penerbangan,” ujarnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

Ceppy menambahkan bahwa mereka telah melakukan pemeriksaan untuk memastikan penerbangan dari dan ke bandara tersebut aman dari sebaran abu vulkanik. “Sampai jam dua siang, hasil pemeriksaan menunjukkan negatif, tetapi cuaca di Pulau Flores terkena dampak erupsi, sehingga maskapai memutuskan untuk membatalkan penerbangan demi keselamatan,” jelasnya.

Baca Juga :  Gibran Mencuri Perhatian! Kijang Innova Zenix Hybrid Berpelat 'RI 2' Jadi Sorotan!

Ia juga mengungkapkan bahwa belum ada kepastian kapan aktivitas penerbangan di bandara internasional ini akan kembali normal. Otoritas bandara akan terus melakukan pengecekan berkala, mengingat seluruh bandara di Pulau Flores terpengaruh oleh erupsi.

Baca Juga :  BMKG Peringatkan Waspada, Ungkap Prediksi Terbaru Musim Hujan

“Karena dampak erupsi cukup luas dan angin yang kencang, sebaran abu vulkanik ini sudah menjangkau berbagai wilayah, sehingga seluruh bandara di Flores kemungkinan terdampak,” tambahnya.

Baca Juga :  Megawati Tak Hadiri Pelantikan Prabowo-Gibran Pada 20 Oktober

Kepala Stasiun Meteorologi Komodo, Maria Seran, melaporkan bahwa berdasarkan pemantauan dari Citra Satelit Himawari BMKG, sebaran abu vulkanik masih berada dalam ruang udara Manggarai Barat.

Example floating