Menurut Hildigardis Modok, kepedulian Kepala Desa Oenaek menunjukkan bahwa pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah desa, warga, dan orang tua murid telah membuktikan bahwa semangat gotong royong mampu menjaga keberlangsungan pendidikan di tengah berbagai keterbatasan.
Ia mengatakan, para guru tetap berkomitmen memberikan pelayanan pendidikan terbaik meski harus mengajar di ruang belajar yang sangat sederhana. Baginya, keterbatasan fasilitas tidak boleh menjadi alasan untuk memadamkan semangat belajar anak-anak.
Pada kesempatan tersebut, Hildigardis Modok bersama para guru juga berharap Pemerintah Kabupaten Malaka segera merealisasikan pembangunan gedung sekolah permanen sehingga para siswa dapat belajar dengan aman, nyaman, dan memiliki fasilitas pendidikan yang memadai.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Malaka yang telah datang melakukan survei lokasi pembangunan gedung permanen. Kami berharap hasil survei tersebut segera ditindaklanjuti sehingga anak-anak kami dapat menikmati ruang belajar yang lebih layak,” harapnya.














