Dengan demikian, pegawai dapat mengetahui jenis capaian yang harus dipenuhi sekaligus bukti yang perlu dimasukkan ke dalam sistem.
“Platform ini mengakomodasi 945 indikator kinerja yang terdistribusi transparan dari Level 1 (Rektor) hingga Level 4 (Dosen/Staf),” katanya.
Menurut Dominirsep, sistem juga memperhitungkan perbedaan struktur organisasi di lingkungan Undana.
Kedalaman struktur birokrasi yang berkisar tiga hingga lima level diakomodasi dalam mekanisme cascading.
Melalui mekanisme tersebut, program kerja universitas dapat diturunkan menjadi tugas pada tingkat unit hingga individu.
Sinergi juga dirancang untuk memastikan pembagian indikator kinerja jabatan berjalan proporsional.
Dosen yang memiliki tugas tambahan, dosen biasa, dan tenaga kependidikan mendapatkan indikator sesuai dengan fungsi dan unit kerja masing-masing.
Pola tersebut diharapkan membuat penilaian kinerja lebih objektif karena setiap pegawai dinilai berdasarkan tanggung jawab yang telah ditetapkan.
Data pencapaian yang telah diverifikasi selanjutnya menjadi salah satu dasar dalam penentuan remunerasi.














