Example floating
Example floating
Opini

Novel, Ketika Datangmu Hanya Melukai, Untuk Apa Kamu Kembali

Avatar photo
×

Novel, Ketika Datangmu Hanya Melukai, Untuk Apa Kamu Kembali

Sebarkan artikel ini
Reporter: Amor |  Editor: Admin
Novel, Ketika Datangmu Hanya Melukai, Untuk Apa Kamu Kembali

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

Hingga lima bulan kemudian, Sofya memilih pergi ke Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Ia berharap perjalanan itu bisa menjadi ruang untuk memulihkan dirinya, menjauh sejenak dari bayang-bayang masa lalu.

Namun, takdir rupanya punya cara sendiri untuk mempermainkan perasaan manusia.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

Di tengah keindahan laut biru, langit senja, dan panorama yang menenangkan, Sofya justru kembali dipertemukan dengan lelaki yang pernah meninggalkan luka paling dalam dalam hidupnya.

Baca Juga :  Perlindungan Narasumber: Benteng Terakhir Kebebasan Pers!

Pertemuan itu bukan hanya membuka kembali lembaran lama, tetapi juga mengguncang hati Sofya yang selama ini berusaha bangkit.

Kali ini, lelaki itu datang dengan wajah berbeda. Bukan lagi dengan pesona yang dulu membuat Sofya jatuh, tetapi dengan penyesalan, permintaan maaf, dan keinginan untuk bertanggung jawab.

Baca Juga :  Surat untuk Mama: Ketika Bahasa Anak Menjadi Kritik Ekonomi

Di titik itulah cerita menjadi semakin menarik. Sofya dihadapkan pada pilihan yang tidak mudah: mempertahankan luka dan harga diri, atau memberi ruang bagi kesempatan kedua.

Baca Juga :  Dalam Hening Nyepi, Menuju NTT Terang 2030: Ikhtiar Bahlil dan Melki

Novel ini tidak hanya berbicara tentang cinta, tetapi juga tentang keberanian untuk memaafkan, tentang luka yang membentuk seseorang menjadi lebih kuat, dan tentang bagaimana takdir terkadang memberi kesempatan untuk memperbaiki apa yang pernah rusak.

Example floating