Menurut Maria, pelayanan aktif justru dimulai sejak keluarga menghubungi Bidan Desa pada pukul 21.02 Wita. Informasi tersebut segera disampaikan di Grup Bidan Puskesmas Sarina, dan dua bidan langsung bergerak cepat menuju rumah pasien di Kereana bersama sopir ambulans.
Kronologi Lengkap Penjemputan dan Pelayanan
• 21.02 Wita – Keluarga menghubungi Bidan Desa terkait ibu hamil yang hendak melahirkan.
• 21.10–21.20 Wita – Dua bidan dan sopir mobil ambulance bergerak menuju rumah pasien.
• 22.15 Wita – Pasien tiba di Puskesmas Sarina dan langsung diperiksa sesuai standar pelayanan obstetri.
• 13.30 Wita (setengah dua siang) – Pasien dinyatakan pembukaan lengkap dan siap melahirkan.
• Proses persalinan berlangsung, namun pasien tiba-tiba mengalami sesak napas.
Bidan yang bertugas segera berkonsultasi dengan dokter, yang kemudian menginstruksikan pemasangan infus, oksigen, stabilisasi kondisi, serta persiapan rujukan ke RSUPP Betun.
“Semua tindakan dilakukan cepat. Kami pasang infus, oksigen, stabilisasi, lalu siapkan rujukan,” ungkap Kapus Ida.














