Example floating
Example floating
Hukum Kriminal

Kredibilitas Penegakan Hukum TTU Dipertaruhkan, PMKRI Desak Kapolda NTT Evaluasi Kasat Reskrim dalam Kasus Yohanes Naiheli

Avatar photo
×

Kredibilitas Penegakan Hukum TTU Dipertaruhkan, PMKRI Desak Kapolda NTT Evaluasi Kasat Reskrim dalam Kasus Yohanes Naiheli

Sebarkan artikel ini
Reporter: Amor |  Editor: Admin
Kredibilitas Penegakan Hukum TTU Dipertaruhkan, PMKRI Desak Kapolda NTT Evaluasi Kasat Reskrim dalam Kasus Yohanes Naiheli

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

Sebagai bentuk sikap organisasi, PMKRI secara tegas meminta Kapolda Nusa Tenggara Timur untuk melakukan evaluasi terhadap Kapolres TTU beserta jajaran penyidik yang menangani perkara tersebut.
Bahkan, apabila dalam proses evaluasi ditemukan adanya kelalaian, ketidakprofesionalan, atau ketidakmampuan menghadirkan kepastian hukum dalam perkara yang telah berlarut-larut, maka pergantian pejabat yang bertanggung jawab dalam penanganan perkara dinilai patut dipertimbangkan.

Baca Juga :  PN Atambua Diminta Hati-Hati, Kuasa Hukum Ungkap Banyak Kejanggalan dalam Penetapan Eksekusi

“Apabila ditemukan adanya kelalaian atau ketidakmampuan menghadirkan kepastian hukum, maka pencopotan Kasat Reskrim Polres TTU merupakan langkah yang layak dipertimbangkan demi memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian,” tegas Niko.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

PMKRI menegaskan bahwa jabatan publik bukanlah hak yang melekat pada seseorang, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Ketika masyarakat mulai kehilangan kepercayaan terhadap proses penegakan hukum, maka yang perlu dievaluasi bukanlah pihak yang menyampaikan kritik, melainkan institusi yang diberikan kewenangan untuk menegakkan hukum.

Example floating