Example floating
Example floating
Ekonomi

KSK No. 47: Ketahanan Perbankan Buka Ruang Perkuat Pembiayaan Ekonomi

Avatar photo
×

KSK No. 47: Ketahanan Perbankan Buka Ruang Perkuat Pembiayaan Ekonomi

Sebarkan artikel ini
ksk-no-47-ketahanan-perbankan-buka-ruang-perkuat-pembiayaan-ekonomi
KSK No. 47: Ketahanan Perbankan Buka Ruang Perkuat Pembiayaan Ekonomi

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

Di sisi lain, risiko kredit juga tetap terkendali. Rasio **Non-Performing Loan (NPL)** pada Juni 2026 tercatat sebesar 2,09 persen secara bruto dan 0,82 persen secara neto.

Kombinasi permodalan yang memadai dan risiko kredit yang tetap rendah memperkuat ruang perbankan untuk menyalurkan pembiayaan kepada sektor perekonomian.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

Menurut Solikin, sistem keuangan yang resilien tidak cukup hanya mampu bertahan dari tekanan. Ketahanan tersebut harus diterjemahkan menjadi kemampuan memberikan pembiayaan yang lebih kuat kepada perekonomian.

Baca Juga :  Aliran Modal Asing Masuk RI Tumpah Ruah, Segini Besar Nilainya

Untuk memanfaatkan ruang intermediasi tersebut, Bank Indonesia terus memperkuat bauran kebijakan makroprudensial yang longgar.

Kebijakan diarahkan untuk mendorong perbankan meningkatkan intermediasi ke sektor produktif dan prioritas.

Baca Juga :  Dari Produk Lokal ke Pasar Global, KKI 2026 Dorong UMKM Naik Kelas

Salah satu instrumen yang diperkuat adalah Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM). Selain itu, Bank Indonesia mengimplementasikan program Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI).

Pelaksanaan kebijakan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.

Example floating