Menurutnya, sebagai seorang janda yang hidup dalam keterbatasan, bantuan sosial sangat berarti untuk membantu kebutuhan hidup sehari-hari. Karena itu ia berharap ada penjelasan dari pihak terkait mengenai data penerima bantuan tersebut.
Selain nenek Gertrudis, beberapa janda lain di wilayah berbeda juga mengaku mengalami hal serupa. Mereka menyebutkan bahwa saat pembagian bantuan berlangsung, nama mereka tidak tercantum dalam daftar penerima.
Di sisi lain, beredar pula isu di wilayah Kecamatan Malaka Timur bahwa ada beberapa nama yang masih tercantum sebagai penerima bantuan sosial, padahal orang-orang tersebut diketahui telah lama meninggal dunia. Informasi ini hingga kini masih dalam penelusuran media ini untuk memastikan kebenarannya.
Media ini juga masih berupaya menghubungi pihak pemerintah desa maupun instansi terkait guna mendapatkan klarifikasi mengenai data penerima bantuan sosial tersebut.
Warga pun berharap agar pemerintah desa maupun instansi terkait dapat melakukan pendataan ulang sehingga bantuan sosial benar-benar tepat sasaran dan dapat dirasakan oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.












