Example floating
Example floating
Berita

Pidato Pembangunan: Melki Laka Lena Dorong NTT Jadi Lumbung Pangan, 14.000 Hektar Sawah Baru Ditargetkan

Avatar photo
×

Pidato Pembangunan: Melki Laka Lena Dorong NTT Jadi Lumbung Pangan, 14.000 Hektar Sawah Baru Ditargetkan

Sebarkan artikel ini
Reporter: YB 
pidato-pembangunan-melki-laka-lena-dorong-ntt-jadi-lumbung-pangan-14-000-hektar-sawah-baru-ditargetkan
Gubernur NTT, Melkiades Laka Lena

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

Dari Bahan Mentah Menjadi Produk Bernilai

Melki menekankan bahwa pembangunan ekonomi NTT tidak boleh berhenti pada peningkatan produksi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

Hasil pertanian, peternakan, kehutanan, maupun kelautan harus mendapatkan nilai tambah.

“Inilah arah Asta Cita Pertama: membangun rantai ekonomi dari hulu ke hilir, agar hasil ladang, peternakan, dan hasil laut tidak berhenti sebagai bahan mentah, melainkan menjadi produk bernilai tambah yang menyejahterakan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  PUPR Belu Bersihkan Saluran Air di Dusun Halikelen B, Upaya Cegah Genangan dan Kecelakaan Lalu Lintas

Karena itu, pemerintah mendorong program One Village One Product (OVOP).

Melalui pendekatan tersebut, setiap desa didorong mengembangkan produk unggulan berbasis potensi lokal.

Pengembangan mencakup kualitas produk, pengolahan, kemasan, legalitas, hingga pemasaran.

Baca Juga :  Satu Dekade Bertahan di Rumah Tak Layak Huni, Petani Disabilitas di Renrua Dahulukan Pendidikan Anak

Hingga Juni 2026, pelatihan telah menjangkau kelompok usaha di Timor, Rote Ndao, Sabu, dan diperluas ke klaster Ende, Sikka, Manggarai Raya, serta wilayah NTT lainnya.

Baca Juga :  Miris! Dugaan Rujab Ketua DPRD Belu dijadikan Sekretariat Parpol PDIP, Theodorus Lari dari Konfirmasi Wartawan

Koperasi dan UMKM

Penguatan ekonomi desa juga dilakukan melalui kelembagaan ekonomi.

Hingga April 2026, pemerintah mencatat telah terbentuk 3.232 Koperasi Desa Kelurahan Melati (KDKM) di desa dan kelurahan di NTT.

Example floating