Sepanjang 2025, vaksinasi dilakukan terhadap 279.508 hewan.
Laut sebagai Sumber Pertumbuhan
Melki juga menyoroti potensi kelautan dan perikanan.
Produksi perikanan tangkap meningkat dari 87.000 ton pada 2024 menjadi 89.000 ton pada 2025.
Peningkatan tersebut didukung penyediaan sarana pendukung, antara lain es cair atau curah dan lebih dari 2.000 unit cool box pada 2025.
Rumput laut tetap menjadi salah satu komoditas unggulan. Produksinya mencapai 1.248.000 ton pada 2025.
Pemerintah mengembangkan bibit berkualitas dan kebun bibit rumput laut di Kabupaten Kupang dan Sumba Timur.
Pengoperasian kembali pabrik pengolahan di Kupang Barat dan Pulau Semau juga diarahkan untuk memperkuat hilirisasi.
Produksi garam meningkat dari 15.793 ton pada 2024 menjadi 20.542 ton pada 2025.
Pemerintah juga mengembangkan kawasan K-SGN seluas 14 hektar sebagai bagian dari penguatan industri garam nasional.
Menurut Melki, potensi tersebut harus dikembangkan melalui pengolahan, pengemasan, penyimpanan, hingga pemasaran.














