Example floating
Example floating
Berita

Kepala BPN Kupang: Tanah Tanpa Akses Tak Bermakna, Akses Tanpa Kepastian Tak Kuat

Avatar photo
×

Kepala BPN Kupang: Tanah Tanpa Akses Tak Bermakna, Akses Tanpa Kepastian Tak Kuat

Sebarkan artikel ini
Reporter: Putri |  Editor: Redaksi
kepala-bpn-kupang-tanah-tanpa-akses-tak-bermakna-akses-tanpa-kepastian-tak-kuat
Kepala BPN Kupang: Tanah Tanpa Akses Tak Bermakna, Akses Tanpa Kepastian Tak Kuat

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

Reforma Agraria di Kupang diarahkan menjadi motor pengurangan kemiskinan dan penguat ketahanan pangan. Dengan jumlah penduduk yang mayoritas bekerja di sektor pertanian, keberhasilan integrasi aset dan akses dapat menjadi game changer pembangunan daerah.

Momentum Kolaborasi

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

Pernyataan Kepala BPN sejalan dengan komitmen yang ditegaskan PLT Sekda Kabupaten Kupang, Pieter Sabaneno, bahwa Reforma Agraria harus terintegrasi dengan visi pembangunan daerah.

Baca Juga :  Peduli Petani di Desa, Nur Naifio Bangun Jalan Usaha Tani

Pilar kebijakan ini tidak bisa dikerjakan sendiri oleh BPN, tetapi membutuhkan koordinasi lintas sektor: pemerintah daerah, OPD teknis, dunia usaha, lembaga keuangan, perguruan tinggi, hingga organisasi masyarakat sipil.

Baca Juga :  Kepala Kanwil ATR/BPN NTT: Reforma Agraria Bukan Sekadar Sertipikat, Tapi Jalan Menuju Kesejahteraan Petani

Sinergi inilah yang menjadi roh dari GTRA: mengikat komitmen bersama untuk menghadirkan keadilan agraria, memperkecil kesenjangan, dan menciptakan masyarakat Kupang yang lebih sejahtera.

Analisis: Dari Kebijakan ke Implementasi Nyata

Baca Juga :  Krisis Air Bersih di Desa Naekake A, Ketua Umum IMAPELTIS Kefamenanu Ultimatum Pemerintah Desa

Pernyataan Wawas menjadi pengingat bahwa kebijakan publik tidak boleh berhenti di tataran normatif. Sertifikat tanah hanya dokumen jika tak diikuti akses nyata. Begitu pula program akses ekonomi akan pincang jika fondasi kepemilikan tanah rapuh.

Example floating