Example floating
Example floating
Berita

Dugaan Penganiayaan Karyawan Alfamart di Atambua oleh Oknum TNI Berakhir Damai, Serka Haidir Ali Beri Klarifikasi

Avatar photo
×

Dugaan Penganiayaan Karyawan Alfamart di Atambua oleh Oknum TNI Berakhir Damai, Serka Haidir Ali Beri Klarifikasi

Sebarkan artikel ini
Reporter: Arianto |  Editor: Redaksi
Dugaan Penganiayaan Karyawan Alfamart di Atambua oleh Oknum TNI Berakhir Damai, Serka Haidir Ali Beri Klarifikasi
Potret Oknum TNI

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

Dugaan Penganiayaan Karyawan Alfamart di Atambua oleh Oknum TNI Berakhir Damai, Serka Haidir Ali Beri Klarifikasi

 

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

BELU, RFC – Seorang karyawan Alfamart, Fabianus Seran Dully (22), diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh seorang oknum anggota TNI berseragam di salah satu gerai Alfamart yang berlokasi di Kelurahan Fatubenao, Kecamatan Atambua Kota, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur.

Baca Juga :  Semangat Kemerdekaan Menggema di Kokbaun, Persiapan HUT RI Ke-81 Resmi Dimulai

 

Peristiwa tersebut diungkapkan langsung oleh Fabianus Seran Dully kepada media ini melalui pesan WhatsApp pada Jumat (12/6/2026).

 

Menurut Fabianus, kejadian bermula ketika seorang pria yang diduga anggota TNI datang berbelanja dan mengambil satu dus air mineral Aqua yang dijual seharga Rp5.000.

Baca Juga :  Anggota DPRD Malaka Adi Bere Turunkan 8 Ret Sertu, Jalan Lotas Kini Bisa Dilalui Kendaraan

 

“Saat itu dia masuk dan mengambil Aqua yang harganya Rp5.000. Kemudian dia menurunkan tasnya. Saya pikir dia mau memasukkan barang ke dalam tas, makanya saya tanya lagi apakah mau menggunakan kantong plastik. Dia jawab pakai,” ungkap Fabianus.

Baca Juga :  Rey Laemfaun, Lulusan STM Nenuk yang Sukses Kembangkan Usaha Las untuk Hidupi Keluarga

 

Setelah mendapat persetujuan dari pembeli, Fabianus kemudian memasukkan biaya kantong plastik sebesar Rp500 ke dalam sistem kasir sehingga total belanja menjadi Rp5.500.

Example floating