Pihak keluarga berharap penyidik Polres Belu maupun Polda NTT dapat memberikan perhatian serius terhadap perkara tersebut dan segera mengungkap penyebab kematian almarhum Fransiskus Xaverius Asten.
Scroll Untuk Lanjut Membaca
Advertising
“Kami meminta kepada Polres Belu dan Polda NTT agar jangan diam. Sudah lebih dari tujuh bulan kasus ini belum ada kejelasan. Kami berharap proses penyelidikan dan pengungkapan kasus kematian almarhum Fransiskus Asten bisa dipercepat,” tegas Aloysius.
Hingga berita ini diterbitkan, Reformanews.com masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak Polres Belu terkait dugaan tidak dicantumkannya barang bukti karung dalam laporan penyidikan serta perkembangan penanganan kasus kematian almarhum Fransiskus Xaverius Asten.














