Example floating
Example floating
Berita

Kasus Dugaan Penimbunan BBM Ilegal Kembali Mencuat, Aktivis NTT Desak Kapolda Bertindak Tegas

Avatar photo
×

Kasus Dugaan Penimbunan BBM Ilegal Kembali Mencuat, Aktivis NTT Desak Kapolda Bertindak Tegas

Sebarkan artikel ini
Reporter: Arianto |  Editor: Redaksi
Kasus Dugaan Penimbunan BBM Ilegal Kembali Mencuat, Aktivis NTT Desak Kapolda Bertindak Tegas
Kasus Dugaan Penimbunan BBM Ilegal Kembali Mencuat, Aktivis NTT Desak Kapolda Bertindak Tegas

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

“Saya meminta Kapolda NTT untuk segera memecat anggota polisi yang diduga terlibat dalam penimbunan BBM ilegal ini. Karena kejadian ini bukan hanya terjadi hari ini, tetapi sudah berulang kali dengan nama polisi yang sama,” tegas Marselinus Seran.

Baca Juga :  PHPT PMKRI Salatiga Kecam Tindakan Represif Aparat terhadap Warga dan Aktivis PMKRI Ende

Ia menegaskan, jika benar ada aparat yang terlibat, maka tindakan tegas harus dilakukan demi menjaga nama baik institusi kepolisian serta mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

Soroti Dampak Terhadap Masyarakat Kecil
Marselinus juga menilai praktik penimbunan BBM subsidi sangat merugikan masyarakat kecil. Menurutnya, BBM subsidi seharusnya diperuntukkan bagi rakyat yang membutuhkan, seperti nelayan, petani, pelaku usaha kecil, serta masyarakat berpenghasilan rendah.

Baca Juga :  Perkuat Tata Kelola Organisasi, Frederikus Seran Bekali Fungsionaris PMKRI Atambua Materi Kesekretariatan

Akibat penimbunan dan distribusi ilegal, kata dia, sering terjadi kelangkaan BBM di sejumlah wilayah, antrean panjang di SPBU, hingga naiknya harga BBM di tingkat pengecer.

Baca Juga :  PMKRI Cabang Malaka Gelar POF dan RAKER, Ketua Presidium Ajak Kader Jadi Agen Perubahan

“Yang paling dirugikan adalah rakyat kecil. Mereka yang membutuhkan BBM untuk bekerja justru kesulitan mendapatkan haknya,” ujarnya.

Example floating