Krisis Etika Ketua DPRD Belu? BEM STISIP Fajar Timur Angkat Suara Soal Atribut Partai di Rujab
BELU, RFC – Ketua BEM STISIP Fajar Timur Atambua, Melfridus Kali, melontarkan kritik keras terhadap sikap Ketua DPRD Kabupaten Belu yang dinilai telah mencederai etika jabatan publik. Pernyataan tersebut diterima redaksi Reformanews.com melalui pesan WhatsApp pada 27 Maret 2026.
Melfridus menyoroti dugaan pemasangan atribut partai politik di rumah jabatan Ketua DPRD Belu, yang menurutnya merupakan fasilitas negara yang seharusnya dijaga netralitasnya, bukan dimanfaatkan untuk kepentingan politik praktis.
Ia menilai tindakan tersebut mencerminkan adanya krisis moral serta sikap arogan dalam penggunaan fasilitas publik. Menurutnya, rumah jabatan bukan sekadar tempat tinggal pejabat, tetapi simbol representasi negara yang harus bebas dari kepentingan golongan tertentu.
“Ini bukan soal sepele. Ini soal etika, soal tanggung jawab, dan soal penghormatan terhadap uang rakyat. Rumah jabatan itu dibangun dari pajak rakyat, bukan dari kas partai. Maka sangat keliru jika digunakan untuk menonjolkan simbol-simbol politik,” tegas Melfridus.














