Lebih dari 50 Paus Pilot Terdampar di Rote Ndao, WALHI NTT: Saatnya Pemerintah Lindungi Laut NTT
Kupang, Reformanews.com– Peristiwa terdamparnya puluhan Paus Pilot di Kabupaten Rote Ndao menjadi perhatian serius berbagai pihak. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia Nusa Tenggara Timur (WALHI NTT) menilai kejadian tersebut sebagai peringatan ekologis bagi kondisi ekosistem laut di wilayah Nusa Tenggara Timur.
Peristiwa itu terjadi di Pantai Mbadokai, Desa Deranitan dan Pantai Sanama, Desa Fuafuni, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao pada Senin, 9 Maret 2026. Lebih dari 50 Paus Pilot dilaporkan terdampar di dua lokasi tersebut.
Direktur Eksekutif Daerah WALHI NTT, Yuvensius Stefanus Nonga, S.H., M.H, menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian tersebut. Menurutnya, fenomena terdamparnya mamalia laut secara massal bukan sekadar insiden satwa liar, tetapi dapat menjadi tanda adanya gangguan ekologis di laut.
Hal ini disampaikan WALHI NTT melalui rilis resmi yang diterima media ini pada Selasa, 10 Maret 2026.














