Motamasin–Laktutus, Jejak Pengabdian TNI di Ujung Merah Putih
Malaka, RFC – Di ujung merah putih, tempat matahari terbit lebih dulu dan negeri terasa paling dekat dengan langit, pengabdian tak selalu hadir dalam dentuman senjata. Ia lahir dari langkah-langkah kecil di ruang kelas, lalu tumbuh di lumpur sawah bersama rakyat. Dari Motamasin hingga Laktutus, prajurit menanam bukan hanya padi, tetapi juga masa depan.
Pada Kamis (12/02/2026), Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad melalui Pos Motamasin mengawali pengabdian di ruang kelas SDN Metamauk, Dusun Metamauk, Desa Alas Selatan, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka.
Di sekolah itu, prajurit hadir sebagai tenaga pendidik (Gadik). Mereka memberikan edukasi tentang pentingnya pola hidup sehat, mulai dari kebersihan diri, lingkungan sekolah, hingga kebiasaan hidup bersih sejak usia dini. Tak hanya itu, personel Satgas juga membagikan buku bacaan kepada para siswa untuk menumbuhkan minat literasi di wilayah perbatasan.
Suasana kelas berlangsung hangat dan penuh antusias. Anak-anak aktif bertanya, menjawab, dan berinteraksi langsung dengan para prajurit yang berdiri bukan sebagai penjaga senjata, melainkan sebagai pengajar.
Sehari berselang, Jumat (13/02/2026).














