Example floating
Example floating
Berita

Jalan Tikus di Negeri Merdeka: Jeritan Warga Desa Lobus

Avatar photo
×

Jalan Tikus di Negeri Merdeka: Jeritan Warga Desa Lobus

Sebarkan artikel ini
Reporter: Alfons |  Editor: Redaksi
jalan-tikus-di-negeri-merdeka-jeritan-warga-desa-lobus
Jalan Tikus di Negeri Merdeka: Jeritan Warga Desa Lobus, Kabupaten TTS

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

Jalan Tikus di Negeri Merdeka: Jeritan Warga Desa Lobus

TTS, Sudah hampir 80 tahun Indonesia merdeka, tetapi bagi warga Desa Lobus, Kecamatan Toianas, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, kemerdekaan itu belum pernah benar-benar terasa di atas tanah mereka sendiri. Jalan utama desa, satu-satunya akses keluar-masuk warga, masih berupa jalur berbatu, berlubang, dan licin saat hujan. Warga menyebutnya bukan jalan desa, melainkan “jalan tikus” atau “jalan sapi”.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

Pantauan di lapangan, Kamis (1/1/2026), menunjukkan kondisi jalan yang memprihatinkan. Di sejumlah titik, kendaraan roda dua harus berjalan zigzag menghindari batu besar dan lubang. Mobil nyaris tak bisa melintas. Saat musim hujan, jalan berubah menjadi lumpur licin yang membahayakan keselamatan warga.

Baca Juga :  Anggota Unit Intel Kodim 1605/Belu Ungkap: Aparat Disiagakan Penuh, Pawai Takbiran Atambua Tetap Terkendali

“Sejak Indonesia merdeka, kami tidak pernah menikmati jalan aspal,” ujar Benyamin Tiumlafu, warga Desa Lobus.

Nada suaranya keras, menahan kekecewaan yang terpendam puluhan tahun. “Pemimpin ganti pemimpin, kami tetap jalan di batu. Seperti bukan bagian dari negara ini.”

Baca Juga :  Tiga Deker Rusak di Desa Lotas, Akses Vital TTS–Malaka Terganggu, Warga Desak Tindakan Nyata Pemerintah

Infrastruktur yang Tak Pernah Hadir, Jalan Tikus Jadi Prioritas

Bagi warga Lobus, buruknya akses jalan bukan sekadar soal kenyamanan. Ia adalah akar dari berbagai persoalan hidup: ekonomi mandek, layanan kesehatan sulit dijangkau, dan pendidikan anak-anak terganggu.

Example floating