Peluang ini juga tidak terlepas dari perkembangan sepak bola Malaka yang telah menjangkau tingkat nasional. Perjalanan dan kiprah sepak bola daerah menjadi modal tersendiri untuk mendorong perhatian lebih besar terhadap pembinaan atlet, peningkatan kualitas kompetisi, dan pengembangan fasilitas olahraga.
Apabila Malaka mendapat kepercayaan menjadi lokasi pertandingan sepak bola putra PON XXII 2028, kesempatan tersebut dapat menjadi momentum penting bagi daerah perbatasan Indonesia–Timor-Leste ini. Selain memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyaksikan pertandingan tingkat nasional, penyelenggaraan tersebut juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan memperkenalkan Malaka kepada masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia.
Kini, harapan tersebut bergantung pada hasil evaluasi dan penetapan resmi pihak berwenang. Kesediaan Bupati Malaka untuk mendukung penyelenggaraan PON menjadi langkah awal, sedangkan kesiapan fasilitas, pemenuhan standar teknis, dan dukungan seluruh pemangku kepentingan akan menjadi bagian penting dalam proses selanjutnya.














