Nasional

Tangis Ninik Mamak Selamatkan Hutan Nagari: Sertipikat Tanah Ulayat Kini Jadi Benteng Warisan Adat

tangis-ninik-mamak-selamatkan-hutan-nagari-sertipikat-tanah-ulayat-kini-jadi-benteng-warisan-adat

Tangis Ninik Mamak Selamatkan Hutan Nagari: Sertipikat Tanah Ulayat Kini Jadi Benteng Warisan Adat

RFC, Bagi masyarakat adat di Sumatera Barat, tanah ulayat bukan sekadar hamparan lahan atau kawasan hutan biasa. Di dalamnya tersimpan identitas, sejarah, dan masa depan anak nagari yang diwariskan turun-temurun dari leluhur. Karena itu, ketika hutan pinus di Nagari Sitapa, Kabupaten Lima Puluh Kota, mulai ditebangi secara masif saat pandemi Covid-19, para ninik mamak merasakan luka yang mendalam.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Advertising

Di tengah tekanan ekonomi akibat pandemi, banyak masyarakat kehilangan pekerjaan dan penghasilan. Kondisi itu memaksa sebagian warga memanfaatkan hutan pinus di wilayah tanah ulayat untuk bertahan hidup. Namun di sisi lain, situasi tersebut menimbulkan ancaman serius terhadap kelestarian aset adat yang selama ini dijaga bersama oleh masyarakat nagari.

Ketua Kerapatan Adat Nagari Sitapa, Datuk Paduko Mogek Yosef Purnama, mengaku masa itu menjadi salah satu periode paling berat bagi masyarakat adat di Nagari Sitapa.

Exit mobile version