Ketiga pilar tersebut digunakan untuk melihat pengalaman pelanggan secara lebih menyeluruh. Pelayanan yang baik tidak cukup hanya menyelesaikan kebutuhan pelanggan, tetapi juga perlu memberikan kemudahan dalam proses dan pengalaman interaksi yang positif.
Dalam konteks pelayanan kelistrikan, pendekatan tersebut berkaitan dengan kemampuan perusahaan menjaga keandalan pasokan, mempermudah pelanggan mengakses layanan, serta memberikan respons yang tepat ketika masyarakat membutuhkan bantuan.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan penghargaan tersebut menjadi pengingat bahwa seluruh proses transformasi perusahaan harus memberikan manfaat nyata bagi pelanggan.
Menurutnya, PLN tidak hanya berfokus pada keandalan pasokan listrik, tetapi juga meningkatkan kemudahan layanan, mempercepat respons terhadap kebutuhan masyarakat, dan memperbaiki kualitas interaksi di setiap titik pelayanan.
“Transformasi PLN pada akhirnya harus dirasakan langsung oleh pelanggan. Karena itu, kami tidak hanya berfokus pada keandalan pasokan listrik, tetapi juga terus meningkatkan kemudahan layanan, mempercepat respons terhadap kebutuhan pelanggan, dan memastikan setiap interaksi dengan PLN memberikan pengalaman yang semakin baik,” ujar Darmawan.
